
Jakarta, 16 November 2025 – Krisis iklim tidak hanya merusak ekosistem fisik, tetapi juga mengguncang kesejahteraan mental mereka yang berada di garda terdepan pelestarian alam. Menyadari hal ini, Yayasan Partisipasi Muda (YPM) meluncurkan program HappyMind Activist, sebuah inisiatif terapeutik pertama di Indonesia yang dirancang khusus untuk merawat kesehatan mental aktivis lingkungan.
Mengangkat tema “Sadar Iklim, Sadar Diri”, acara ini dihadiri oleh 25 aktivis muda (usia 21-30 tahun) dari berbagai NGO dan lembaga advokasi lingkungan. Program ini hadir sebagai respons atas fenomena "solastalgia"—tekanan emosional akibat menyaksikan kerusakan lingkungan—serta burnout yang kerap melemahkan efektivitas advokasi kaum muda.
Kenali Diri sebagai Kunci Menghadapi Stress saat Advokasi
Co-Founder Talk Mental Health Indonesia, Fransisca Wulandari, menjelaskan hubungan antara perubahan iklim dan kesehatan mental aktivis muda lingkungan dan perubahan iklim yang sekarang terjadi. Dari hubungan tersebut, terdapat beberapa isu psikologis yang berpotensi untuk dialami para aktivis muda, yaitu Eco-Anxiety, Ecological Grief, Eco-Guilt dan Burnout.
“Pelajaran dari HappyMind Activist itu bisa dijadikan survival kit, karena kegiatan-kegiatan di acara ini bisa dilakukan berulang-ulang karena keadaan diri kita yang masih tidak menentu,” tutur Fransisca, Sabtu (15/11/2025).
Fransisca pun berharap agar para peserta dapat mengembangkan micro habit yang telah dipraktekkan, seperti bekerja secara mindful, yoga, journaling, dan breathing therapy.
Setelah memaparkan materi, Fransisca memperkenalkan sebuah jurnal yang telah disusun sedemikian rupa sebagai alat yang dapat digunakan oleh para aktivis untuk meregulasi emosi yang mereka rasakan dan membantu mereka untuk mengenali diri.
Tingkatkan Regulasi Emosi dengan Yoga dan Group Counseling
Pada hari kedua, Barr Joanne, Yoga Practitioner dan Founder Bilik Yoga, mengajak 25 aktivis muda untuk merelaksasi dan memulihkan diri dari kelelahan emosional melalui earth yoga dan breathing therapy sebagai strategi coping. Earth Yoga bukan sekadar olahraga fisik, melainkan praktik mindfulness yang dirancang untuk memulihkan hubungan emosional antara aktivis dengan bumi. Melalui earth yoga, para aktivis belajar untuk "mengakar" atau grounding kembali ke alam sebagai sumber kekuatan, bukan hanya sumber kesedihan.


Breathing therapy sebagai strategi coping lainnya menjadi alat praktis yang bisa dilakukan kapan saja untuk menurunkan tingkat stres fisiologis secara instan saat para peserta merasa cemas atau lelah mental (burnout). Harapannya, terapi pernapasan ini dapat meningkatkan ketahanan mental (mental resilience) agar dapat melanjutkan aktivisme mereka secara efektif.
Kegiatan ini pun diakhiri oleh sesi group counseling. Dalam sesi konseling tersebut, para fasilitator dan observer yang berasal dari latar belakang psikologi menjelaskan isu psikologis lebih dalam di tiap kelompok.


Astifa dari Yayasan Aksi Keadilan Indonesia / Art Speaks Justice setuju bahwa metode group counseling dapat membantu peserta memahami emosi dan stres yang muncul akibat aktivisme lingkungan.
“Sesi group counseling ini menyenangkan karena kita bisa curhat tentang kegiatan kita yang sering terjun ke lapangan, lalu mengenai eco anxiety yang dirasakan. Tadi juga ada beberapa yang menyangkut juga ke masalah pribadi, agak sedikit deg-degan, tapi di sini kita berusaha untuk percaya agar saling menjaga,” tutur Astifa, Minggu (16/11/2025).
Setelah kegiatan HappyMind Activist selesai dilaksanakan, para peserta diharapkan dapat membangun rasa solidaritas, dukungan, dan empati antara para aktivis muda.
***
Tentang Yayasan Partisipasi Muda (YPM)
Yayasan Partisipasi Muda (YPM) adalah organisasi non profit yang memberdayakan orang muda untuk berpartisipasi secara bermakna. YPM memiliki empat visi yaitu memberikan pendidikan politik & demokrasi—dengan cara yang seru dan muda dipahami. Memberikan pelatihan pembuatan kebijakan publik dan keterampilan demokrasi seperti public speaking dan negosiasi. Menyediakan ruang demokrasi yang merangkul semua orang muda supaya suara orang muda didengar dan diperhitungkan. Serta memberikan pelatihan intensif soal kepemimpinan agar orang muda bisa membuat gerakan sosialnya sendiri di daerahnya.
Narahubung:
Ersa Mauliza
0819-1117-9879
Program Officer
Yayasan Partisipasi Muda


